Gelar Police Goes to School’, Satlantas Polres Kebumen Ajak Para Murid Menjadi Bagian Dari Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Gelar Police Goes to School’, Satlantas Polres Kebumen Ajak Para Murid Menjadi Bagian Dari Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kebumen | detikcom – Saat seseorang bepergian tentu ia menginginkan selamat sampai tujuan. Karena siapapun tidak menginginkan kecelakaan lalu lintas terjadi menimpa padanya.

Untuk itu, kesadaran terhadap tertib berlalu lintas harus ditanamkan pada setiap pengguna jalan. Dengan menghindari pelanggaran, termasuk upaya menghindari kecelakaan meski ada faktor lain.

Oleh karena itulah, Satlantas Polres Kebumen menggelar kegiatan ‘Police Goes to School’ di MTs N 2 Kebumen, untuk mengajak para murid menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas, Senin 27/2/2023.

Baca juga:  Polres Bogor Gelar Operasi Keselamatan Mulai Hari Ini

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasi Humas Polres AKP Heru Sanyoto mengungkapkan, bahwa hal tersebut sangat penting dilakukan, karena angka kecelakaan lalu lintas didominasi oleh para remaja.

“Murid – murid kita jadikan mitra, kita jadikan pelopor keselamatan berlalu-lintas. Sehingga, diharapkan angka kecelakaan lalu – lintas akan semakin menurun di Kebumen”, jelas AKP Heru.

Selanjutnya Kasatlantas Polres Kebumen AKP Tejo Suwono menambahkan, bahwa melalui kegiatan ‘Police Goes to School’ tersebut, para murid diberikan pemahaman penyebab kecelakaan lalu lintas berdasarkan data dari Satlantas Polres Kebumen.

Baca juga:  Diduga Karena Adanya Korsleting Listrik Saat Mengisi BBM, Sebuah Motor Terbakar dan Menghanguskan Satu Unit Mesin Pengisian BBM SPBU Gunung Sindur Bogor

Menurutnya, penyebab paling utama adalah lemahnya kesadaran hukum untuk selalu tertib berlalu-lintas.

“Faktor kecelakaan lalu lintas selanjutnya adalah karena kesalahan manusia atau human error. Dari keseluruhan kasus kecelakaan, faktor ini menyumbang 61 persen dari kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia”, ucapnya.

Faktor kesalahan manusia ini terbagi menjadi beberapa perilaku, seperti mengantuk, tidak fokus, atau kelelahan. Di sisi lain, banyak juga pengendara yang belum bisa atau belum lancar mengemudikan kendaraan tapi tetap berkendara di jalan raya, sehingga membahayakan dirinya sendiri dan orang lain, seperti yang kerap dilakukan remaja saat ini.

Baca juga:  Misteri Kematian Wanita Brasil: "Flu Babi Menewaskan Tanpa Kontak Langsung"

“Ketidakfasihan berkendara ini juga dapat terjadi, karena tidak paham dengan rambu – rambu lalu lintas atau melanggar dengan sengaja aturan yang berlaku”, imbuhnya. (Herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *